Rabu, 11 Maret 2009

Ada Gula Ada Semut

Gula merupakan sembako, sehingga dianggap sebagai komoditas pokok yang tataniaganya ”diatur” pemerintah.

Semut bekerja tidak sendirian tetapi melalui manjemen yang baik dengan tugas masing-masing.

Itu mungkin ungkapan yang paling cocok untuk tebu, pemerintah mengatur harga gula dengan menentukan Harga Dasar Gula lewat Dewan Gula Indonesia. Dewan gula mempertimbangkan harga dasar gula dengan mempertimbangkan

a. Kebutuhan gula tahun ini

b. Prediksi produksi gula dalam negeri

c. Biaya pokok produksi gula di tingkat petani

d. Harga gula dunia

Supaya produksi gula petani “terjamin” maka pemerintah melalui mekanisme dana talangan menjamin harga dasar gula.

Kemudahan kredit katahanan pangan (KKP) untuk tebu juga sangat merangsang petani untuk tanam tebu. Ringkasnya jika orang mau tanam tebu hanya perlu punya uang untuk sewa lahan dan dapat lahan untuk disewa.

Selanjutnya pabrik gula lewat koperasi dapat membantu :

a. Penyediaan Sarana produksi (Bibit, pupuk, pengolahan tanah, tenaga kerja, angkutan, dll)

b. Pembiayaan lewat KKP.

Begitu rapinya menajemen kadang-kadang ”petani” :

a. Tidak tahu lahannya dimana (hanya menaruh duit sewa ke ”mandor”)

b. Tidak tahu tanam tebu bagimana.

Istilah nya ”biarlah uang bekerja untuk anda”. Yang jelas dia menyerahkan uang pada ”mandor” dan nanti akhir giling dapat uang lebih (betapa enaknya). Jadi cenderung dia semakin menambah uang untuk tanam tebu (jarang petani tebu punya 1 Ha, biasanya lebih dari 5 ha).

Jadi jika anda mau tanam tebu modal utamanya anda harus punya ” mandor” yang bisa dipercaya, disamping paham usahataninya.

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
passionate, risk taker, modal nekat, berani action dan terkadang nyleneh jadi jurus andalannya ... membangun imperium bisnis, dan seperti layaknya seorang family man, semua didedikasikan untuk anak, istri, orang tua dan keluarga ... semua dimulai dengan ranaka corp di bidang agrobisnis, bisnis 'bakul buah' ... mendirikan e-Works, entrepreneur workshop, wadah edukasi dan penyebaran virus entrepreneur ... TAKE RISK, GET DREAM, BE ENTREPRENEUR !!!